- Alasan Tidak Boleh Didaki:
- Kawasan Konservasi: Pada tahun 1992, Kementerian Kehutanan menetapkan Pegunungan Anjasmoro sebagai kawasan konservasi dan masuk ke dalam Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Pendakian tidak pernah dibuka sejak dahulu.
- Tingkat Ekstrem:
- Jalur Asing dan Ekstrem: Jalur pendakian masih sangat asing, medannya super licin, asri, dan sepi pendaki.
- Minim Penanda: Belum banyak penanda yang jelas di setiap titik sepanjang pendakian.
- Vegetasi Lebat: Pendaki harus menerobos semak-semak yang dalam dan basah.
- Topografi Curam: Topografi gunung yang curam dan terjal membahayakan keselamatan pendaki
ENGLISH
- Reasons for Not Being Climbed:
- Conservation Area: In 1992, the Ministry of Forestry designated the Anjasmoro Mountains as a conservation area and included it in the Raden Soerjo Forest Park (Tahura). Climbing has never been allowed since ancient times.
- Extreme Level:
- Unfamiliar and Extreme Routes: The climbing routes are still very unfamiliar, with extremely slippery terrain, pristine conditions, and few climbers.
- Minimal Markers: There are very few clear markers at each point along the climb.
- Dense Vegetation: Climbers must push through deep and wet bushes.
- Steep Topography: The steep and rugged mountain topography endangers climber safety






0 komentar:
Posting Komentar