Jumat, 30 Januari 2026

MAKAM KAKEK MBAH BOLONG

MAKAM AGUNG PANEMBAHAN IMAM FAQIH NUR SHOLEH
 
Menurut catatan serta pendapat yang berkembang di kalangan masyarakat, Pangeran Pekik atau yang lebih dikenal dengan Mbah Imam Faqih Nur Sholeh merupakan sosok yang memiliki hubungan keturunan yang erat dengan tokoh agama ternama di Jawa Timur. Beliau adalah kakek buyut dari Mbah Bolong Ampel Surabaya dan Sayyid Sulaiman Mojoagung, dua sosok yang sangat dihormati dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak umat dalam menjalankan ajaran agama serta kehidupan bermasyarakat.
 
Lokasi makam yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Beliau memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya mudah dikenali namun juga memberikan kesan tersendiri bagi setiap pengunjung. Akses menuju makam dapat ditempuh melalui sebuah gang yang letaknya berada di pinggir jalan besar, sehingga kendaraan bermotor maupun mobil tidak dapat masuk secara langsung ke area makam dan harus diparkir di tepi jalan utama. Keberadaan sungai yang berada di sebelah lokasi makam juga menjadi salah satu ciri khasnya, memberikan kesan segar dan alami yang tak terlupakan. Posisi bangunan makam sendiri terletak di bagian paling ujung dari pemakaman umum, menjadikannya sebagai titik fokus yang terpisah namun tetap menjadi bagian dari keseluruhan kawasan pemakaman.
 
Meskipun aksesnya memerlukan beberapa langkah lebih jauh setelah memarkir kendaraan, suasana di sekitar makam sungguh sangat nyaman, asri, dan tenang. Udara yang segar dari arah sungai dan pemandangan hijau yang melingkupi area sekitar membuat setiap pengunjung merasa betah untuk berlama-lama di sana, baik untuk bermunajat, berdoa, maupun sekadar merenungkan makna kehidupan.
 
Kini, kondisi Makam Agung Panembahan Imam Faqih Nur Sholeh semakin menunjukkan perubahan yang sangat positif. Setelah kawasan makam diberikan pagar yang kokoh dan rapi, keamanan serta keutuhan area makam menjadi lebih terjaga. Tak hanya itu, petugas kebersihan yang bertugas di sana juga tidak pernah berhenti melakukan pekerjaannya dengan penuh dedikasi. Mereka secara teratur membersihkan setiap sudut kawasan, menjaga kebersihan taman dan jalur akses, serta merawat tanaman yang ada sehingga suasana di sekitar makam selalu terjaga bersih, hijau, dan asri.
 
Dengan kondisi yang semakin baik ini, pengunjung dapat dengan lebih tenang dan tentram untuk bermunajat serta menghadapkan diri kepada Sang Pencipta. Tempat yang dulunya hanya dikenal sebagai lokasi pemakaman kini telah bertransformasi menjadi tempat yang tidak hanya menghormati sejarah dan sosok tokoh yang ada di dalamnya, tetapi juga memberikan kenyamanan spiritual bagi setiap orang yang datang untuk mencari kedamaian hati dan pikiran. Kehadiran Makam Agung Panembahan Imam Faqih Nur Sholeh bukan hanya menjadi saksi bisu perjalanan sejarah dan keturunan tokoh agama besar di Jawa Timur, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa upaya menjaga dan merawat warisan budaya serta spiritual dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat saat ini dan masa depan. Semoga suasana damai dan kebersihan yang ada di sini dapat terus terjaga, sehingga makam ini tetap menjadi tempat yang layak untuk dikunjungi dan menjadi sumber berkah bagi setiap pengunjungnya

ENGLISH

THE GRAND MAUSOLEUM OF PANEMBAHAN IMAM FAQIH NUR SHOLEH
 
According to records and prevailing opinions among the community, Prince Pekik, more widely known as Mbah Imam Faqih Nur Sholeh, was a figure closely related to prominent religious leaders in East Java. He was the great-great-grandfather of Mbah Bolong of Ampel Surabaya and Sayyid Sulaiman of Mojoagung—two highly respected figures who have been a source of inspiration for many people in practicing religious teachings and living in community.
 
The location of his final resting place has its own distinctive features that make it easily recognizable while also leaving a unique impression on every visitor. Access to the mausoleum is via an alley located alongside a main road, so motorized vehicles and cars cannot enter the mausoleum area directly and must be parked along the main road. The presence of a river adjacent to the mausoleum is also one of its distinctive characteristics, providing a refreshing and unforgettable natural ambiance. The mausoleum building itself is situated at the very end of the public cemetery, making it a separate focal point yet still part of the entire cemetery complex.
 
Although access requires a short walk after parking the vehicle, the atmosphere around the mausoleum is truly comfortable, serene, and peaceful. Fresh air from the river and the green scenery surrounding the area make every visitor feel at ease to stay for a long time—whether to pray, meditate, or simply contemplate the meaning of life.
 
Today, the condition of the Grand Mausoleum of Panembahan Imam Faqih Nur Sholeh shows increasingly positive changes. After the mausoleum area was equipped with sturdy and neat fencing, the security and integrity of the area have been better maintained. Moreover, the cleaning staff assigned there never cease to carry out their duties with full dedication. They regularly clean every corner of the area, maintain the cleanliness of the gardens and access paths, and care for the plants so that the surroundings of the mausoleum always remain clean, green, and serene.
 
With these improved conditions, visitors can pray and turn to the Creator with greater peace and tranquility. What was once only known as a burial site has now transformed into a place that not only honors the history and the figure laid to rest here but also provides spiritual comfort for all who come seeking peace of heart and mind. The Grand Mausoleum of Panembahan Imam Faqih Nur Sholeh is not only a silent witness to the historical journey and lineage of great religious leaders in East Java but also clear evidence that efforts to preserve and maintain cultural and spiritual heritage can bring tremendous benefits to present and future generations. May the peaceful and clean atmosphere here continue to be maintained, so that this mausoleum remains a worthy place to visit and a source of blessings for all its visitors

lokasi/location
https://maps.app.goo.gl/S7pnSSUYtmLxjHQ48?g_st=aw (banaran kec kandangan kab kediri/village Banaran, Kandangan District, Kediri Regency)

PHOTO

gerbang masuk/Entrance gate

area makam/Mausoleum area

silsilah mbah imam faqih/Genealogy of Mbah Imam Faqih

makam beliau/His mausoleum

0 komentar:

Posting Komentar